Skip to content

Bahan Kaos untuk Kaos Oblong

 

Kaos oblong merupakan satu model pakaian non formal yang digemari banyak kalangan masyarakat. Kepraktisannya dalam penggunaan sehari-hari menjadi andalan banyak orang sebagai kostum untuk beraktivitas.

Karena digunakan setiap hari tentu kita harus memperhatikan kenyamanan bahan kaos yang dipakai. Jenis-jenis bahan kaos yang umum di masyarakat beserta kelebihan dan kekurangan akan kita bahas di sini.

  1. Katun Combed (Cotton Combed)

Bahan kaos dari katun combed dibuat dengan serat kapas sehingga menghasilkan karakteristik rajutan serat benang yang sangat halus dan rata, warna kain tidak mudah luntur serta yang paling menguntungkan mudah untuk di sablon. Katun combed sangat cocok dipakai di negara beriklim tropis seperti Indonesia karena menyerap keringat dan tetap dingin.

2. Katun Carded (Cotton Carded)

Tekstur kain dari bahan katun carded tidak sehalus dan serata katun combed karena sistem pemilahan benangnya dilakukan dengan carding atau digaruk. Kain katun carded biasa dibuat untuk kaos olah raga, kaos seragam pabrik dan kaos oblong.

3. Viscose (CVC/Katun Rayon)

Bahan kaos dari kain visccose disebut juga kain rayon. Kain rayon berasal dari serat buatan manusia dengan tekstur yang menyerupai kapas. Karakteristik bahan kain rayon sangat lembut, tidak mudah menyusut, warnanya lebih cemerlang, dalam segi penggunaan pun lebih nyaman karena dapat menyerap keringat lebih baik. Untuk itu bahan kaos rayon cenderung lebih mahal.

4. Katun Viscose (Viscose Cotton)

Bahan kaos dari katun viscose adalah campuran antara serat katun dan serat viscose. Perbandingannya sebesar 55% katun combed dan 45% viscose. Campuran kedua serat ini membuat katun viscose sangat nyaman digunakan, mempunyai pola susut (shrinkage) lebih kecil serta menyerap keringat dengan lebih baik.

5. Polyester atau PE

Bahan kaos dari polyester adalah jenis kain yang dibuat dari minyak bumi yang kemudian membentuk serta sintetis berupa fiberpoly. Bahan fiberpoly ini juga digunakan untuk membuat biji plastik dalam industri plastik. Inilah mengapa kaos dengan jenis bahan PE tidak dapat menyerap keringat dengan baik, bahkan cenderung panas. Dalam dunia industri, serat polyester dikombinasikan dengan serat lain seperti linen, viscose serta katun agar lebih nyaman digunakan.

6. Katun Teteron (Teteron Cotton/TC)

Bahan kaos dari katun teteron merupakan hasil campuran antara polyester dan serat alam komposisi  35% katun dan 65% polyester. Kekurangan bahan kaos katun teteron saat dipakai  masih terasa panas dan kurang baik dalam menyerap keringat.

7. Kain Hyget

Bahan kaos hyget adalah bahan kaos yang paling rendah kualitasnya. Terbuat dari bahan plastik sehingga sulit menyerap keringat.

8. Katun Slub (Cotton Slub)

Bahan kaos dari katun slub dibuat dengan cara dipelintir saat penenunan sehingga tercipta tekstur yang tidak merata dan serat kain yang tidak rapat. Katun slup dibagi menjadi dua macam, yaitu:

a. Terbuat dari 100% katun asli. Cirinya terdapat garis-garis pada serat kainnya yang merupakan hasil dari proses penenunan.

b. Terbuat dari 80% katun dan 20% polyester.

9. Katun Tri-Blend

Bahan kain katun tri-belend sesuai namanya adalah jenis bahan kaos yang terbuat dari 3 serat yaitu polyester, rayon, dan katun. Prosentase masing-masing sebesar 25% rayon, 25% katun dan 50% dari polyester. Kelebihan katun tri-blend yaitu tidak mudah kusam, kain lembut, dan lentur.

10. Katun Bambu

Bahan kaos yang juga direkomendasikan adalah katun bambu. Katun ini mempunyai tekstur yang halus dan lembut. Terbuat dari komposisi 70% serat cotton dan 30% serat bamboo. Komposisi serat bambu membuat jenis kain ini bersifat anti-bakteri dan bagus untuk bahan pakaian anak-anak.

Dibanding dengan katun combed, katun bambu mempunyai rajutan yang lebih halus dan rata. Selain itu katun bambu juga memiliki nilai penyusutan yang kecil.

11. Kaos Cotton Modal

Bahan kaos katun modal dibuat dari campuran serat cotton dan serat kayu (beechwood). Ini adalah jenis katun premium yang lebih mahal dari katun bambu.

Hal yang membuat katun modal mahal adalah sifat kainnya yang lebih berkilau dan lebih jatuh. Selain itu bahan kaos katun modal juga memiliki semua keunggulan katun bambu seperti halus, sejuk saat dipakai, lebih ringan di kulit, anti bakteri, anti listrik statis, cocok untuk kulit sensitif, elastis, tahan lama, dan bisa didaur ulang.

 

Yogyakarta, 14 Juni 2022

Sumber: © https://garmenesia.co.id/

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat