Skip to content

Ciri Khas Celana Jeans

Tidak hanya bahannya saja yang memang khusus untuk membuat celana jeans yaitu bahan denim. Model dari celana jeans juga memiliki beberapa ciri khas yang tidak dimiliki pada model celana lain.

Berikut beberapa detail khas yang ada pada celana jeans:

1. Rivets

Rivets merupakan satu komponen yang terbuat dari tembaga atau jenis logam lainnya. Rivets biasanya ditempelkan pada bagian saku atau persimpangan jahitan yang bertujuan agar jahitan jeans lebih kokoh dan kuat sehingga tidak mudah lepas.

2. Bartack

Bartack adalah satu teknik jahit yang bertujuan memperkuat stress point pada jeans. Umumnya diaplikasikan pada front fly, ujung kantong belakang dan crotch.

Manfaat lain dari bartack yang tepat adalah dapat memastikan kepala ritsleting, penguncian bagian bawah, dan geligi ritsleting terlindung dari efek pencucian di pabrik. Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan seperti: jarak antara pengunci bagian bawah ritsleting dengan bartack bawah harus setara atau kurang dari 0.5 cm. Poin yang lain jarak antara bartack bawah dengan bartack pengaman pada bagian J-stitch minimal 2 cm untuk memastikan bartack pengaman selalu berada di posisi atas kepala ritsleting saat ritsleting terbuka.

3. Arcuate

Arcuate merupakan jahitan ganda pada saku belakang celana jeans. Teknik jahit ini menjadi pembeda antara satu merek jeans dengan yang lain karena dapat diaplikasikan sesuai desain merek tertentu.

4. Watch pocket

Watch pocket atau dapat dikenal sebagai coin pocket atau ticket pocket merupakan kantong kecil yang terdapat di bagian dalam saku depan.

5. Branding patch

Terletak di bagian pinggang belakang celana jeans dan terbuat dari kulit atau kulit sintetis sebagai letak informasi dari merek celana jeans.

6. Belt loops

Seperti model celana pada umumnya, celana jeans juga memiliki lubang yang terdapat pada bagian pinggang yang selain berfungsi sebagai letak sabuk juga dapat digunakan untuk menggantung celana jeans.

7. Jahitan chainstitch

Teknik jahit chainstitch atau lebih dikenal sebagai jahit rantai bertujuan untuk meningkatkan kekuatan jahitan jeans. Teknik jahitan ini membutuhkan dua benang yang akan saling mengunci dan membuat pola seperti rantai.

 

Sumber: fitinline.com/article/read/10-tahap-pembuatan-celana-jeans-ala-konveksi-mulai-dari-desain-hingga-siap-pakai/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat