Skip to content

Mengetahui Tahapan Proses Produksi Celana Jeans Denim

Ada banyak tahapan-tahapan yang sudah dilalui bahan denim sebelum menjadi celana jeans yang kita gunakan untuk beraktivitas. Berikut alur proses produksi dari celana jeans yang berbahan dasar denim:

1. Tahap desain celana jeans

Menurut pola ada 5 jenis potongan cutting untuk celana jeans:

a. Skinny. Model ini memiliki bentuk ketat dari ban pinggang sampai ujung celana sehingga bahan yang cocok digunakan adalah stretch denim yang memang lebih mudah melebar menyesuaikan bentuk tubuh.

b. Slim fit. Bentuk dari celana jeans slim fit seperti skinny jeans yaitu ketat dari ban pinggang sampai ujung celana. Namun yang membedakan yakni bahan yang digunakan bukan stretch denim juga pada modelpun lebih longgar.

c. Regular fit. Jenis model celana jeans yang akan memberikan kebebasan saat beraktivitas karena bentuknya yang tidak terlalu ketat maupun longgar.

d. Relaxing. Bentuk dari model relaxing yakni lebar dari mulai ban pinggang sampai ujung  celana.

e. Loose fit. Model ini memiliki potongan longgar.

2. Pembuatan pola

Setelah memilih bentuk model apa yang diinginkan langkah selanjutnya yaitu membedah bentuk model untuk dibuat pola per bagian celana.

3. Grading

Menyesuaikan ukuran pola yang sudah jadi untuk diubah ke ukuran standar S, M, L, XL atau size yang lebih besar lagi.

4. Proses penandaaan

Pada tahap ini tim cutting dapat menentukan jumlah seluruh kain yang akan digunakan dalam proses produksi sehingga dapat meminimalisir lebih kain yang tidak terpakai. Hal ini akan berpengaruh pada biaya produksi.

5. Cutting

Setelah bahan dibeli dilakukan proses pemotongan kain sesuai pola yang sudah dibuat sebelumnya.

6. Setting

Tahapan alur setting yang bertugas memisahkan dan mengelompokkan potongan-potongan kain menjadi satu ikat bedasarkan bagian-bagian celana yang disesuaikan pada size.

7. Proses jahit

Bagian inti proses dari sebuah produksi pakaian yaitu proses menjahit.

8. Washing (pencucian)

Setelah proses jahit selesai, celana jeans akan dibawa ketempat pencucian demi mendapatkan efek fading yang realistik. Untuk metode pencucian yang bisa Anda pilih yakni: stone washsand blastingAcid wash atau Whiskering.

9. Pre-washing

Ini merupakan tahapan proses akhir dari produksi dasar celana jeans denim yang bertujuan untuk membuat jeans terlihat menua dengan melibatkan proses yang disebut sebagai pra-distressing.

10. Finishing

Setelah semua proses selesai selanjutkan dilakukan tahapan finishing berupa pemasangan benang, rivet, ritsleting, juga branding patch.

 

Itu dia alur dari proses produksi celana jeans denim. Cukup banyak ya? Menurut teman-teman sendiri kalau berbicara soal celana jeans denim brand mana yang akan langsung terpikirkan?

 

Sumber: ozzakonveksi.com/proses-pembuatan-jeans-denim-dan-mengapa-warnanya-biru/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat